39 Pertanyaan Seputar Kesehatan Bayi dan Balita
Bayi yang baru lahir, terutama yang diberi ASI pada umumnya sehat selama beberapa minggu pertama kehidupannya. Tetapi sistem kekebalan tubuh dan organ internalnya belum berkembang secara penuh, sehingga ada beberapa gangguan yang dapat berdampak ke mereka pada awal usianya.
Berikut ini beberapa permasalahan yang kerap dihadapi orang tua mengenai kesehatan bayi dan balita mereka.
1. Mengapa kotoran bayi berwarna hijau tua, lengket, dan hampir tidak berbau?
Kotoran awal bayi yang baru lahir mengandung meconium, makanya berwarna hijau tua, lengket, dan hampir tidak berbau.
Meconium adalah getah yang diolah oleh kelenjar-kelenjar getah di dalam perut dan biasanya dikeluarkan pada dua atau tiga hari pertama. Selama tiga atau empat hari ke depan, Anda akan mendapati kotoran bayi berubah warnanya akibat residu dari susu yang diminumnya.
2. Mengapa bayi kadang bersin–bersin? Apakah ini pertanda bayi terkena flu?
Apabila bayi mengalami bersin-bersin sesekali atau tak berlebihan, maka hal tersebut wajar saja terjadi. Sebenarnya, bersin pertanda ia ingin mengeluarkan sesuatu/kotoran dari hidungnya. Lagi pula hidung bayi itu sensitif. Dengan bersin, lubang hidungnya dibersihkan. Jadi, bersin merupakan reaksi bayi untuk pertahanan tubuhnya. Selain itu, bersin bisa juga karena ia terekspos udara dingin.
Bersin tak selalu berarti bayi akan flu. Tapi jika keseringan, misal, tiap jam bersin, memang bisa jadi pertanda si bayi sakit. Mungkin ketularan pilek dari ibunya. Karena itu, untuk menghindarinya dari sakit, jangan sering-sering menciumi si bayi. Bila di rumah ada orang dewasa yang sedang sakit, sebaiknya tak mencium bayi dan harus menggunakan masker.
3. Mengapa bayi sering mengalami tersedak?
Normalnya di tenggorokan ada jalan napas dan jalan makanan atau kerongkongan. Jika bayi sedang minum/makan, jalan napasnya akan menutup. Pada bayi normal, lahir cukup bulan, dan sehat, ia punya refleks otomatis seperti itu.
Jadi, bila kebanyakan minum, ia akan berhenti dulu, tak akan gelagapan tersedak sampai masuk ke paru-paru. Bayi bisa mengatur seberapa banyak harus mengisapnya. Jadi, jarang bayi tersedak.
Jika hanya sekali-kali tersedaknya tak apa-apa, asalkan jangan sampai masuk ke jalan napas dan menyebabkannya biru. Bila sampai tersedak pun ia punya refleks untuk membatukkan. Kecuali jika bayi dicekoki, kebanyakan bisa tersedak.Pada bayi yang menyusu ASI, tak mungkin tersedak karena bayi mengisap dan memompa ASI sesuai isapannya. Tersedak justru lebih sering terjadi pada bayi yang minum susu botol. Terutama karena posisi dalam memberikan susu botol yang mungkin tak benar/tak hati-hati.
Selain itu, susu akan menetes terus dari dotnya hingga bayi sulit mengatur isapannya. Akibatnya, jika kebanyakan netesnya, ia jadi gelagapan. Maka itu, dalam menyusui bayi, mata ibu tak boleh ke mana-mana, harus memperhatikan dengan baik apakah si bayi mengisapnya dengan enak atau tidak. Bila si bayi tersedak, hentikan dulu menyusunya, lalu angkat dan sendawakan.
Ada kelainan pada bayi yang membuatnya sering tersedak, misal, refleks isapnya tak ada karena ia sakit berat dan badannya lemah. Sebab, refleks tersebut akan timbul jika si bayi sehat. Karena refleksnya itu tak ada lalu dipaksa, hingga membuatnya tersedak. Seharusnya bayi-bayi seperti ini dipasangkan selang dari mulut ke lambungnya.
Bayi juga bisa tersedak karena kelainan anatomis, misal, fistula esophagus (ada lubang antara jalan napas dan jalan makan). Jadi, makanan/minuman yang masuk, sebagian masuk ke paru-paru hingga membuatnya tersedak. Kelainan ini harus diperbaiki dengan operasi.
4. Mengapa bayi suka mengeluarkan air liurnya?
Air liur diproduksi terus dan harus ditelan. Jika air liur keluar dari mulutnya hanya sekali-kali atau tak berlebihan, itu normal. Nanti juga lama-lama hilang sendiri sejalan pertambahan usianya. Tapi, jika air liur sudah terlalu banyak dan berlebihan, berarti ada penyakit. Misal, ada atresia esophagus (buntunya saluran kerongkongan), hingga bayi tak bisa menelan dan produksi air liurnya berlebihan. Mengatasinya, dengan operasi. Biasanya kelainan ini harus dicurigai ada pada bayi bila ibunya dalam kehamilan mengalami polihidramnion atau air ketuban banyak atau yang orang bilang dengan hamil kembar air.
5. Apakah ada kelainan kalau bayi muntah sedikit?
Muntah atau gumoh sering terjadi pada bayi baru lahir. Hal ini normal-normal saja, itu bagian dari refleks alami yang terjadi karena bayi minum terlalu banyak atau masuk angin. Sepanjang ia buang air kecil dan besar secara teratur serta bertambah berat badannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir.
Meski demikian, muntah juga bisa juga disebabkan oleh infeksi saluran pencernaan, intoleransi makanan, atau alergi. Karena itu, jika muntah sering terjadi, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter si kecil.
Apalagi jarak antara kerongkongan dan jalan nasofaring ini pendek, hingga mudah terjadi gumoh. Gumoh pertanda bayi kebanyakan minum atau sudah kenyang. Lambung bayi itu kecil, jika makanan/minumannya terlalu banyak akan membuatnya gumoh.
Bila gumoh terus-terusan, kita tak boleh berpikir terlalu jelek seperti halnya muntah. Mungkin saja karena kita mencekoki si bayi susu terus. Apalagi kadang bila bayi menangis, umumnya ibu akan menjejalkan mulut si bayi dengan susu. Padahal, mungkin saja si bayi tak lapar, tapi pipis atau hanya ingin digendong. Tak apa-apa juga bila gumoh keluar lewat hidung, selama bayi tak tampak biru. Jika sampai biru dan tersedak, artinya sudah masuk ke jalan napas.
Kita harus bisa membedakan antara gumoh dan muntah. Gumoh keluar begitu saja dari mulut dan sedikit. Sedangkan muntah, ada tekanan negatif dari perut mendorong diafragma. Jika muntahnya hanya sekali, mungkin bisa dipikirkan kekenyangan. Tapi jika muntahnya lebih dari 3 kali atau setiap minum muntah, mungkin ada obstruksi/sumbatan, baik di sekitar lambung atau lebih ke bagian bawahnya. Jika demikian, harus dibawa ke dokter. Kalau ternyata ada obstruksi, harus dilakukan operasi
Untuk mengatasi gumoh juga dapat dilakukan dengan pengobatan alami sebagai berikut : Sedikit larutan teh herbal dari chamomille, dill, elderflower, adas, dan spearmint. Jika bayi masih mendapatkan ASI eksklusif, ibu yang menyusui bisa mengonsumsi kemangi atau daun jinten agar bayi tidak mudah gumoh.
6. Normalkah jika bayi sering tersenyum?
Orang tua dulu mengatakan, jika bayi tersenyum berarti sedang tersenyum dengan saudara ari-arinya atau malaikat. Sebenarnya, senyumnya itu tak berarti apa-apa. Apalagi bayi belum bisa melihat dengan jelas, masih berupa bayangan saja. Bayi tersenyum sekadar reaksinya menggerakkan otot-otot wajahnya.
7. Normalkah jika bayi tampak kuning pada awal kelahirannya?
Kuning pada bayi, atau istilah medisnya adalah ikterus, boleh jadi hal yang normal dan bisa juga sebaliknya. Pada sebagian besar bayi, kondisi ini masih normal. Kuning pada bayi biasanya muncul pada hari ketiga setelah lahir, terlihat samar-samar. Warna kuning ini disebabkan adanya kadar bilirubin–suatu zat hasil pengolahan sel darah merah–yang meninggi di dalam darah. Bila diperiksa, kadarnya mencapai 5 mg per 100 cc darah atau lebih. Normalnya, kadarnya kurang dari 1 mg per 100 cc darah.
Bayi tampak kuning pada minggu pertama masih dianggap normal. Warna kuning ini harus menghilang setelah minggu kedua. Jadi, bila kuning muncul sedari hari pertama atau kuningnya tidak menghilang setelah 10 hingga 14 hari, sebaiknya perlu diperiksa dengan teliti. Kadar bilirubin yang terlampau tinggi, pada bayi baru lahir, dapat membahayakan bayi karena dapat merusak otak.
8. Perlukah bayi yang kuning dijemur di bawah sinar matahari
Sebenarnya tidak perlu menjemur bayi kuning di bawah sinar matahari karena memang tidak ada manfaatnya. Kuning pada bayi akan menghilang dengan sendirinya pada minggu kedua. Namun bukan berarti hal ini dilarang. Silahkan lakukan bila hal ini dapat memberikan efek psikologis pada Anda dengan catatan, jangan terlalu lama. Lakukan selama kurang lebih 15 menit di bawah sinar matahari pagi tatkala matahari belum terlalu tinggi.
9. Perlukah perawatan talipusat bayi?
Talipusat bayi butuh perawatan yang tepat. Talipusat bayi bukan hiasan semata. Perawatan perlu dilakukan agar tidak terjadi infeksi sebelum talipusat lepas dengan sendirinya (istilahnya disebut dengan puput). Prinsipnya adalah menjaga puntung talipusat supaya tetap bersih dan kering hingga dapat lepas dengan sendirinya.
Anda tidak perlu mengoleskan apapun pada puntung. Bila keadaannya tetap kering, Anda dapat membersihkan setiap selesai mandi atau buang air dengan menggunakan cotton bud (pembersih liang telinga) yang diolesi alkohol 70%.
Sebaiknya tidak menggunakan antiseptik karena kandungan yodium di dalamnya dapat mengganggu pertumbuhan kelenjar gondoknya. Bila menggunakan popok, lipat popok di bawah pusat, tidak membalut talipusat. Hal ini dimaksudkan agar ketika si kecil buang air kecil, talipusat tidak basah terkena air kencing. Talipusat umumnya lepas dalam waktu 5 hari hingga 7 hari meski kadang ada yang sampai dua minggu.
10. Bagaimana cara memandikan bayi dengan bijak?
Sebenarnya, bayi tidak perlu dimandikan (yakni dengan mencelupkan ke dalam bak mandinya) dalam 1–2 minggu pertama. Namun bayi harus tetap dibersihkan dan dikeringkan setiap kali pipis atau buang air besar. Kalau puntung talipusat belum puput, bayi cukup dibersihkan dengan lap saja karena puntung talipusat yang basah, cenderung menimbulkan infeksi.
Gunakan air hangat-hangat kuku. Bukalah pakaiannya dan segera selimuti dengan handuk. Buka daerah tubuh bayi yang akan dilap saja agar bayi tidak kedinginan. Untuk wajah, tidak perlu menggunakan sabun. Gunakan sabun untuk mengelap bagian tubuh lainnya. Jangan lupa bersihkan juga daerah selangkangannya.
Kalaupun Anda lebih memilih untuk memandikannya, tidak mengapa. Yang penting, tahu caranya. Bila talipusat belum puput, Anda dapat menyelupkan ke dalam bak mandi kecil khusus si kecil. bayi boleh dimandikan di dalam bak mandi kecil.
Gunakan air hangat-hangat kuku. Masukkan bayi secara perlahan-lahan. Mula-mula, basuhlan wajah, bagian kepala, kemudian seluruh tubuhnya tanpa menggunakan sabun. Lalu basuh kembali tubuh dan bagian lainnya dengan sabun, kemudian dibilas. Bila talipusat belum puput, segera keringkan talipusatnya seusai mandi dan olesi dengan alkohol 70%.
11. Bagaimana cara memandikan dan membersihkan bagian-bagian sensitif bayi?
Sebenarnya, tidak sulit memandikan dan membersihkan bagian-bagian sensitif bayi, bahkan bisa menjadi aktivitas yang mengasyikkan bagi ibu dan bayi. Berikut ini beberapa teknik dalam memandikan dan membersihkan bagian-bagian sensitif bayi.
• Tali pusar
Tali pusar harus tetap kering agar terhindar dari infeksi. Setiap mengganti popok, bersihkan tali pusar dengan membungkusnya (jangan terlalu ketat) menggunakan kain kasa steril yang sudah dibasahi alkohol 70% secara hati-hati. Bila pangkal tali pusarnya bernanah atau mengeluarkan darah, segera konsultasikan dengan dokter.
Tips cepat: Biarkan simpul tali pusar bersih dan kering, tapi jangan panik jika tiba-tiba basah. Usap saja dengan kain bersih perlahan-lahan. Lipat popok ke bawah untuk menghindari tekanan dan meningkatkan aliran udara, dan hubungi dokter jika simpul mengeluarkan bau, lembek, atau masih menempel setelah 3 minggu
• Telinga
Kotoran telinga tidak mengganggu anak, tidak mengakibatkan infeksi telinga dan tidak akan mempengaruhi pendengarannya. Kotoran telinga adalah substansi normal dan membantu menjaga kuman serta benda asing tidak memasuki bagian dalam telinga. Pada saatnya, kotoran itu akan keluar sendiri, entah Anda melihatnya atau tidak.
Oleh karena itu, jangan mengorek, menarik atau mengulas bagian dalam telinga bayi. Ini bukan hanya bisa melukai gendang telinganya tapi juga bisa mendorong kotoran telinga lebih dalam dan menyebabkan infeksi. Cukup bersihkan bagian luar dan pintu masuk lubang telinga dengan kapas yang telah dibasahi.
Tips cepat : Basuh telinganya setiap hari dengan waslap hangat. Jangan memasukkan apapun ke dalam kanal telinga karena bisa merusak gendang telinga.
• Mata
Basahi kapas dengan air hangat yang steril, lalu bersihkan sekeliling mata bayi. Usap bagian dalam ke bagian luar sudut mata. Gunakan kapas baru untuk membersihkan mata lainnya.
• Kelamin bayi perempuan
Pegang dua pergelangan kakinya dengan satu tangan dan angkat perlahan hingga kelaminnya terlihat. Dengan kapas, usap bagian bibir luar kelamin.
Ingat! Usaplah bibir kelamin ke arah anus dan bukan sebaliknya. Salah mengusap sering mengakibatkan kotoran masuk ke kelamin dan menimbulkan infeksi.
• Kelamin bayi laki-laki
Tarik dengan sangat lembut dan perlahan kulit penis sehingga tutup kepala penis tersingkap dan kotoran mudah dibersihkan dengan menggunakan kapas basah. Kotoran yang tidak dibersihkan, mudah menimbulkan infeksi atau sumbatan saluran kemih.
12. Bagaimana cara memilih peralatan mandi untuk bayi?
Pilih sabun mandi yang tidak mengiritasi kulit, berbau lembut, tidak berwarna dan memiliki pH 5-7. Gunakan sampo khusus bayi yang tidak pedih di mata dan rendah kandungan alkoholnya. Jangan membubuhkan bedak pada kelamin bayi karena bisa menimbulkan infeksi. Cukup pada daerah lipatan seperti paha, ketiak dan punggung, serta pastikan dalam keadaan kering untuk mencegah timbulnya iritasi.
13. Napas bayi berbunyi grok-grok, apakah ini pertanda bayi terkena pilek?
Napas bayi berbunyi grok-grok tidak selalu berarti pilek. Pada bayi hingga usia beberapa bulan, rongga hidungnya masih sempit terutama saat pagi hari atau udara dingin. Alhasil, napasnya menjadi berbunyi grok-grok. Jadi, bukan berarti pilek. Tidak perlu diobati karena akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
Penyebab lainnya, adalah adanya peningkatan produksi lendir yang biasanya dialami bayi dengan bakat alergi atau bila ada infeksi misalnya influensa. Jadi, yang perlu dicermati adalah apakah bayi ada alergi atau infeksi yang biasanya ditandai dengan adanya demam.
14. Mengapa keluar bercak darah dari kemaluan pada bayi perempuan?
Bercak darah kadang disertai lendir dari liang kemaluan bayi perempuan seperti menstruasi memang dapat terjadi. Hal ini disebabkan masih adanya pengaruh hormon estrogen ibu yang banyak diproduksi oleh ibu semasa bayi dalam kandungan. Hormon estrogen ini mempengaruhi kelenjar pada rahim bayi perempuan. Tidak perlu dikuatirkan dan hal ini tidak membutuhkan pengobatan karena akan hilang dengan sendirinya seiring dengan penurunan kadar hormon estrogen pada bayi.
15. Perlukah bayi di bedong atau dipakaikan gurita?
Pemakaian gurita atau bedong pada bayi tidak dianjurkan. Sejatinya, bayi dipakaikan gurita dengan tujuan untuk menghangatkan bayi dan mencegah pusar bodong. Hal ini tidak dianjurkan karena memang tidak beralasan.
Pemakaian gurita, apalagi bila dipakaikan terlalu ketat, dapat menekan dinding perut bayi sehingga tidak dapat secara bebas mengembang sewaktu bernapas. Alhasil, gurita akan menghalangi pernapasan bayi. Selain itu, gurita yang terlalu ketat juga akan menekan dinding perut sehingga dapat menyebabkan bayi lebih mudah muntah ataupun gumoh.
Sedangkan pemakaian bedong biasanya dengan tujuan mencegah kaki bayi bengkok. Hal ini juga tidak ada pembenarannya. Pembedongan bayi, sebenarnya lebih tepat bila ditujukan agar bayi merasa hangat dan tidur dengan tenang, namun dengan catatan, kenakan bedong dengan longgar.
Yang sering terjadi adalah bayi dibedong terlalu rapat dan kuat. Padahal ini tidak boleh karena dapat mengganggu peredaran darah, menghambat pernapasan, dan juga dapat mengganggu perkembangan gerakan (motorik) bayi karena tangan dan kakinya tidak dapat bergerak dengan leluasa
16. Apakah kriptorkismus itu?
Amatilah jumlah biji kemaluan bayi lelaki Anda. Pada sebagian bayi yang lahir cukup bulan, satu atau kedua testis (buah zakarnya) belum teraba pada kantung kemaluan. Secara medis, istilahnya disebut kriptorkismus. Keadaan ini paling sering terjadi pada bayi yang lahir prematur. Makin prematur bayi dilahirkan, makin sering pula dijumpai.
Biasanya, sekitar 66% kasus kriptorkismus akan mengalami penurunan testis sebelum usia 6 bulan. Setelah usia ini, biasanya testis tidak akan turun sendiri sehingga memerlukan pengobatan. Jika masih tidak turun hingga usia 2 tahun, tindakan bedah sebaiknya dilakukan.
Sebaiknya, diskusikan dengan dokter Anda untuk merencanakan pengobatan yang tepat dan terbaik. Jangan pernah melakukan tindakan sendiri seperti memijat atau berusaha mencari letak testis.
17. Mengapa mata bayi tampak selalu berair meski tidak sedang menangis?
Mata bayi yang baru lahir akan tampak selalu berair meski tidak sedang menangis. Hal ini masih normal, dan ini terjadi karena saluran air matanya yang belum berfungsi sempurna. Hal ini membuat kotoran mata yang seharusnya terbuang mengikuti saluran air mata menjadi sedikit menumpuk dan terjadi belekan. Keadaan ini akan hilang dengan sendirinya meski membutuhkan waktu yang bervariasi hingga berbulan-bulan.
Ada kalanya, orangtua, dianjurkan melakukan pijatan lembut pada sudut mata di dekat pangkal hidung untuk membantu melancarkan aliran. Namun, bila terlihat berlebihan, bahkan kotoran matanya banyak dan lengket, sebaiknya Anda perlu berkonsultasi ke dokter.
18. Mengapa bayi lelaki kadang menangis dengan tiba-tiba?
Bayi dapat menangis tiba-tiba, hal ini dimungkinkan karena kolik. Kolik adalah nyeri perut yang munculnya hilang timbul. Biasanya terjadi pada bayi lelaki, gemuk, usia berkisar 2-6 bulan. Gejalanya bayi tiba-tiba menangis, rewel, bahkan tangisannya melengking sehingga membuat orangtuanya panik. Padahal sebelumnya, si kecil tampak sehat saja.
Bujuk rayu orangtua untuk mendiamkan tangisan seringkali tidak berhasil, malahan justru orangtuanya yang menjadi gelisah. Bayi terus menangis dan menangis bahkan kadang wajahnya dapat memerah. Namun, setelah serangan kolik ini selesai, bayi pun akan diam dengan sendirinya dan akhirnya tidur seolah tidak terjadi apa-apa.
Kuncinya di sini adalah orangtua harus tetap tenang. Tidak usahlah menggendong bayi hilir mudik berlebihan untuk menenangkan, apalagi bila ikut-ikutan menangis atau bahkan marah. Boleh saja menggendong, namun lakukan dengan lembut. Bila memang benar serangan kolik, maka ini akan berhenti dengan sendirinya dan bayi akan tertidur karena kelelahan.
Untuk mengatasi kolik dapat dilakukan dengan pengobatan alami sebagai berikut : Jika Anda menyusui, minumlah secangkir teh chamomille, dill, adas, atau licorice. Anda bisa menambahkan dua tetes minyak lavender ke dalam air mandi. Untuk mengatasi kram pada perut bayi, oleskan colocynthis atau cina. Cara lainnya yaitu dengan memarut bawang merah dan di oleskan pada pusar bayi untuk menghangatkan tubuh si kecil.
Selain itu, dapat juga dilakukan tips seperti berikut ini : Oleskan sedikit Baby lotion di tangan Anda. Bayangkan perut bayi Anda seperti jam, dan letakkan ujung jari tangan kanan pada posisi jam 09.00. Buatlah gerakan perlahan ke kanan, arah jarum jam 9, 12 kemudian 3. Ulangi 3 sampai 5 kali. Selanjutnya, letakkan telapak tangan kanan Anda di atas pusar bayi, dan tangan kiri di sebelahnya. Gerakkan kedua tangan di atas perutnya sebanyak 5 kali sesuai arah jarum jam.
19. Bagaimana mengatasi kuku panjang pada bayi?
Sebagian bayi sudah siap untuk manicure pertama begitu lahir. Cara paling aman adalah menggunakan kikir atau pemotong kuku khusus untuk bayi. Jangan pernah memakai gunting kuku Anda atau gunting kuku orang dewasa. Kuku bayi yang baru lahir setipis tisu sehingga bisa saja kulit jarinya turut tergunting jika Anda menggunakan gunting kuku orang dewasa.
Tips cepat: Kikir kuku bayi untuk menghaluskan ujung-ujung yang tajam. Jangan coba menyobek atau menggigit kukunya. Risikonya, Anda akan melepas lebih banyak dari yang seharusnya, mengakibatkan perih dan kemungkinan infeksi. Sebaiknya, gunting atau kikir kuku saat bayi sedang tidur. Jadwalkan untuk menggunting kukunya seminggu sekali.
20. Bagaimana cara mengatasi luka sunat?
Perbedaan teknik sunat membutuhkan penanganan berbeda. Teknik yang paling umum melibatkan penggunaan Plastibell atau Gomco.
Tips cepat: Bila bayi Anda disunat dengan Plastibell, Anda akan melihat adanya cincin plastik di sekitar kepala penisnya. Biarkan saja karena cincin itu akan jatuh dalam seminggu sampai 10 hari. Jika tidak ada cincin, oleskan petroleum jelly atau salep antibiotika tiap kali mengganti popok dalam 24-48 jam pertama untuk melindungi penis dan mengurangi tekanan. Kepala penis akan tetap merah dan bengkak selama 4-5 hari. Sekitar hari ke-3, lapisan berwarna kuning akan terbentuk. Ini normal.
Hubungi dokter Anda bila melihat pendarahan atau tanda-tanda infeksi (misalnya semakin memerah, bengkak, panas, atau bernanah).
21. Perlukah imunisasi untuk bayi?
Imunisasi diperlukan untuk memberikan perlindungan bagi bayi Anda dari penyakit infeksi. Sebaiknya, Anda memastikan bayi Anda telah diimunisasi, bahkan semenjak baru dilahirkan.
Bayi yang baru lahir perlu mendapat imunisasi BCG, polio, dan hepatitis B. Ikuti program imunisasi yang diwajibkan pemerintah kita antara lain: vaksin BCG, polio, hepatitis B, DTP dan campak, yang bisa diperoleh gratis di puskesmas atau posyandu. Dan program imunisasi yang dianjurkan seperti Hib, MMR, Tifoid, Hepatitis A, Varisela, IPD (pneumokokus) dan influensa, penting juga Anda ikuti.
Hanya saja, untuk program imunisasi yang dianjurkan ini, Anda harus menyediakan dana sendiri karena tidak bisa didapatkan secara gratis
.
22. Bagaimana cara mengatasi demam pada bayi?
Bayi yang demam membutuhkan banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Bayi demam jika suhu tubuhnya di atas 37,7° C. Beri asetaminofen untuk bayi (yang sudah Anda konsultasikan dengan dokter) dan tunggu 30–45 menit untuk melihat apakah obatnya bekerja. Longgarkan pakaiannya dan tempelkan spons berisi air bukan pada dahi melainkan di ketiak, kaki, dan badannya. Berilah ASI atau susu botol kapan saja ia mau dan untuk bayi yang lebih besar, Anda bisa memberikan sedikit jus buah segar serta sayuran. Apabila dalam 24 jam tidak kunjung reda, bawa ke dokter.
Untuk mengatasi demam dapat juga diatasi dengan cara pengobatan alami sebagai berikut : Tambahkan di dalam air mandi hangat campuran elderflower, yarrow, bunga lemon, atau chamomille untuk membantu tubuh berkeringat sehingga lebih cepat mendinginkan diri. Atau gunakan satu atau dua tetes minyak lavender pada alat penguap untuk menenangkannya.
Untuk anak berusia di atas satu tahun, Ibu Endah menyarankan untuk memeras air jeruk nipis sebanyak satu sendok makan dicampurkan madu satu sendok makan, dan air sebanyak lima sendok makan lalu dikukus sebelum diminumkan pada anak yang mengalami demam tinggi
23. Bagaimana cara mengatasi batuk pada bayi?
Susui bayi agar lendir kental di saluran napasnya mencair. Beri minyak telon hangat ke dada dan leher untuk melegakan pernapasan. Singkirkan perangsang batuk seperti bau obat nyamuk atau matikan AC. Untuk bayi di bawah usia 3 bulan, jangan memberinya obat batuk apapun kecuali atas petunjuk dokter.
24. Bagaimana cara mengatasi diare pada bayi?
Pada bulan-bulan pertama, bayi bisa buang air besar hingga 8 sampai 10 kali dalam satu hari karena tubuhnya sedang beradaptasi dan pencernaannya belum sempurna. Tapi jika BABnya lebih banyak dari biasa dengan warna dan bau yang tidak normal, terus berikan ASI agar bayi tidak dehidrasi dan segera hubungi dokter anak.
25. Bagaimana cara mengatasi bayi yang jatuh?
Perlahan, periksa seluruh tubuh bayi untuk melihat apakah ada perubahan warna kulit, pembengkakan, atau gangguan fungsi anggota badan. Gerakkan semua anggota badan secara pelan dan perhatikan reaksinya. Jika bayi tidak sadarkan diri, segera bawa ke UGD.
26. Bagaimana cara mengatasi bayi yang tersedak
Telungkupkan tubuh bayi dan tepuk-tepuk pundaknya agar benda asing yang berada di saluran pernapasannya keluar. Segera bawa ke UGD jika ia kesulitan bernapas.
27. Berapa kali popok kotor harus diganti dalam sehari?
Popok kotor sebaiknya diganti sesering mungkin. Khususnya bayi yang masih mendapat ASI. Selain itu, kuantitasnya juga berubah-ubah seiring dengan waktu. Usus besar bayi yang baru lahir belum memiliki daya tampung yang cukup sehingga tiap kali disusui, usus besarnya berproses dengan cepat. Sementara bayi yang usianya sudah beberapa bulan, masih disusui tapi belum diberi makanan padat, kemungkinan buang air sekali seminggu.
Bayi yang disusui lewat dot cenderung lebih banyak buang air. Jika mereka tidak buang air selama 2 atau 3 hari, itu tidak lumrah. Orang tua sering khawatir jika bayinya sulit buang air karena mereka tampak tegang, menggerutu dan wajahnya kelihatan memerah. Namun ini hal yang biasa.
Apakah Anda berpikir bayi Anda buang air besar terlalu banyak? Jika dia mulai minum jus, batasi konsumsi ke empat ons per hari. Lebih dari itu bisa menyebabkan buang air terlalu sering. Jika masih khawatir, konsultasikan dengan dokter.
28. Bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi?
Bayi tidak bisa membuang ingus sendiri, dan mereka kesulitan bernapas lewat mulut pada bulan-bulan pertama. Yang rumit adalah, bayi yang baru lahir mudah mengalami hidung tersumbat.
Masukkan bulb syringe, alat isap dari plastik yang digunakan di rumah sakit. Gunanya untuk mengisap lendir dari hidung bayi. “Tapi sebelum menggunakan bulb syringe, tanyakan kepada diri Anda sendiri, “Apakah keadaan ini mengganggu dia, atau justru saya,’” kata Laura Jana, MD, salah seorang penulis Heading Home with Your Newborn: From Birth to Reality.
Secara alami, suara napas bayi terdengar ribut, tapi Anda akan tahu apakah dia terganggu bila dia sulit tidur atau susah makan.
Tips cepat: Letakkan kedua jari telunjuk tangan di sudut bawah kedua mata bayi Anda, di samping hidungnya. (Letakkan kedua jempol Anda di dagunya). Tekan-tekanlah dengan pelan, kemudian gerakkan perlahan-lahan kedua jari Anda ke arah pipinya. Ulangi tiga kali. Atau dengan cara berikut: Tahan bulb di telapak tangan dengan ujung pipet di antara jari tengah dan telunjuk. Gunakan jempol Anda untuk mengeluarkan udara, kemudian, masih dengan ibu jari menekan ke bawah, masukkan ujung pipet sekitar ½-1 cm ke dalam hidung. Perlahan lepaskan jempol Anda untuk menarik lendir. Lalu semprotkan lendir ke tisu dan biarkan bayi Anda bernapas dulu sebelum mengisap lendir di lubang hidung lain. Batasi proses ini 2-3 kali sehari.
Jika berlebihan bisa mengakibatkan membran pernapasan menjadi bengkak dan meningkatkan penyumbatan. Mintalah dokter Anda untuk meresepkan tetes saline untuk mengencerkan lendir sebelum penyedotan. Jangan pakai obat flu untuk mengatasi hidung tersumbat, obat itu kerap tidak bekerja dan bisa berbahaya.
29. Bagaimana cara mengatasi bayi yang terserang flu ringan?
Susuilah si kecil sesering mungkin. Biasanya ia akan sulit menyusu jika hidungnya tersumbat. Tips sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyemprotkan sedikit ASI ke cuping hidung untuk membantu mengencerkan lendir.
Selain itu dapat juga dilakukan dengan cara pengobatan alami sebagai berikut : Untuk bayi di atas tiga bulan, beberapa tetes eukaliptus atau minyak esensial cemara (pine) ke dalam alat penguap akan membantu mengatasi hidung tersumbat. Jika Anda menyusui, konsumsi echinacea untuk membantu membangun daya tahan tubuh si kecil melalui ASI.
30. Bagaimana cara mengatasi ruam popok pada bayi?
Walaupun tidak berbahaya, diaper rash (ruam popok) adalah hal yang paling sering terjadi selama tahun pertama. Kebanyakan ruam popok disebabkan oleh iritasi akibat amonia yang dihasilkan saat bayi buang air kecil dan besar dan terlihat seperti titik-titik merah atau pink. Bisa juga terjadi karena luka akibat lipatan pada kulit yang panas dan lembab, atau bisa juga karena alergi makanan.
Hubungi dokter bila jadi berjerawat, bergelembung cairan, menimbulkan keropeng, atau mengelupas, karena bisa jadi itu jamur atau infeksi bakteri. Karena perawatan setiap jenis ruam berbeda, mintalah dokter mendiagnosa penyebabnya. Berikut ini beberapa tips untuk menghadapi bermacam ruam popok.
- Ganti popok bayi Anda secara teratur, terutama setelah ia buang air besar.
- Keringkan pantat bayi dengan handuk saat Anda selesai mengganti popoknya.
- Ganti pembersihnya dengan air, kapas, dan sabun yang lembut sampai kulitnya sembuh.
- Gunakan krim khusus ruam popok yang mengandung zinc untuk kulit iritasi. Jika itu adalah infeksi bakteri atau jamur, dokter anak Anda akan menyarankan krim anti bakteri atau anti jamur.
31. Bagaimana cara mengatasi bayi yang rewel karena giginya tumbuh?
Kebanyakan bayi amat terganggu dan rewel saat sedang tumbuh gigi yang biasa muncul saat bayi berusia enam bulan. Air liur yang terlalu banyak, gemar menggigit dan tidak terlalu antusias menyusu bisa menjadi pertanda gigi muncul dari gusi. Jika Anda meraba gusinya dengan jari, Anda bisa merasakan gusi tersebut agak bengkak.
Anda bisa memberikan stik licorice natural pada bayi yang sudah agak besar untuk ia kunyah. Minyak esensial cengkeh dicampur bunga matahari dapat digunakan untuk memijat gusi si kecil. Untuk gusi yang bengkak disertai nyeri, gunakan sulfur.
32. Mengapa bayi berusia 4 minggu sudah memiliki banyak jerawat?
Jerawat bayi biasanya muncul di pipi, namun bisa menyebar ke bagian kulit lain dan bahkan mencapai punggungnya. Hal ini kemungkinan disebabkan bayi Anda terpapar hormon di dalam kandungan.
Hormon ini akan menempel pada tubuhnya selama beberapa minggu dan kemudian mulai berangsur menghilang. Saat tingkat hormon berfluktuasi, jerawat itu datang dan pergi. Jerawat ini akan hilang ketika usia bayi mencapai 8 sampai 12 minggu.
Untuk mengatasinya jangan gunakan sabun atau losion pada wajahnya kecuali dianjurkan oleh pakar kesehatan. Jangan juga dipencet atau dikelupas, karena akan menyebabkan luka permanen.
33. Bagaimana cara mengatasi sembelit pada bayi?
Untuk mengatasi sembelit pada bayi dapat dilakukan dengan cara melepaskan popok bayi dan taruh bayi dalam posisi tengkurap. Letakkan jari telunjuk kanan dan jari tengah Anda di atas pantat kanannya (persis di bawah garis pantat). Secara perlahan, tetapi kuat, gerakkan kedua jari Anda dengan gerakan kecil sesuai arah jarum jam sebanyak 25 kali. Pada saat yang bersamaan, letakan jari telunjuk kiri dan jari tengah Anda di tempat yang sama diatas pantat kiri, dan buat gerakan ke arah sebaliknya sebanyak 25 kali.
34. Mengapa terdapat titik putih halus di bagian dalam pipi atau bibir bawah bayi usia 2 bulan?
Adanya titik putih halus di bagian dalam pipi atau bibir bawah bayi disebabkan oleh thrush, sejenis infeksi jamur pada mulut. Hal ini umum terjadi pada bulan-bulan pertama. Jamur tumbuh dengan mudah di mulut bayi karena area itu gelap, basah, dan hangat. Tapi sekali ia mengalaminya, sistem kekebalan tubuhnya akan bekerja sehingga resiko terkena lagi di masa mendatang akan lebih kecil.
Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan cara apabila Anda menyusui, baik Anda maupun si bayi harus diobati, karena thrush bisa menyebar pada mulut bayi dan puting susu. Bayi Anda perlu obat anti jamur untuk mulut, dan Anda juga mengoleskan krim anti jamur pada puting susu. Selama diobati, Anda bisa tetap melanjutkan proses menyusui.
35. Mengapa kulit kepala bayi terlihat berminyak dan mengelupas?
Kulit bayi yang terlihat berminyak dan mengelupas biasa disebut sebagai cradle cap, dan muncul di area mana pun tumbuhnya rambut, termasuk alis. Kelihatannya tidak nyaman, tapi ini normal. Ketika kulit berubah kering, kelenjar minyak di batang rambut menghasilkan minyak untuk melumasi kulit. Hal ini memakan waktu sejenak bagi kulit untuk menemukan kelembaban yang seimbang. Bayi Anda akan terlihat memiliki ketombe.
Untuk mengatasi hal ini, solusi terbaik adalah minyak zaitun. Baurkan minyak di area kulit kepala, diamkan selama 10 sampai 15 menit, kemudian bilas. Untuk menjaga kulit yang mengelupas itu tetap aman. Selain itudapat juga dengan cara menuang sampo bayi di atas sisirnya saat mandi, celupkan ke air, dan gosok kepalanya secara lembut dengan gerakan memutar.
36. Mengapa terdapat lendir keruh di sekitar mata dan bulu mata si kecil?
Adanya lendir keruh di sekitar mata dan bulu mata bayi, umumnya terjadi karena penyumbatan saluran air mata. Saluran-saluran kecil ini berada dari sudut dalam mata bawah sampai ke lubang sinus dan bisa tertutup lendir. Ini biasa terjadi di beberapa bulan pertama. Bisa muncul dan hilang di sepanjang tahun pertama. Namun jika mata terlihat merah dan teriritasi, periksalah ke dokter anak, mungkin ia terkena konjugtivitis yang menular (pinkeye).
Untuk mengatasinya dapat dilakukan cara gunakan jari kelingking (pastikan kuku Anda bersih dan pendek) dan tekan ke tulang hidung bayi persis di samping matanya. Pijat lembut dengan gerakan memutar yang cukup kuat sebanyak 3 sampai 4 kali sehari. Gunakan handuk hangat untuk membersihkan cairan yang keluar. Untuk beberapa kasus, dapat dilakukan dengan cara mengoleskan petroleum jelly tipis-tipis di bagian bulu mata saat tidur
37. Mengapa tumbuh semacam kerak pada kepala bayi, bagaimana cara menghilangkannya?
Kerak sering timbul pada kulit kepala, kadang-kadang juga pada alis mata bayi. Ini adalah semacam noda berwarna kuning yang berminyak akibat timbulnya sisik kulit yang kemudian mengeras, yang akhirnya menjadi semacam kerak. Untuk menghilangkan kerak tersebut dapat dilakukan dengan cara mengolesi atau membasahi kerak itu selama 24 jam dengan vaselin atau Baby oil. Setelah itu, ambil handuk yang lembut kemudian urut kulit kepala yang berkerak pelan-pelan sehingga sisik/kerak itu akan mengelupas. Keluarkan kerak yang tersangkut di rambut dengan hati-hati, atau dapat juga digunakan sikat rambut untuk bayi.
38. Bagaimana cara mengurangi rasa sakit pada bayi yang giginya akan tumbuh?
Untuk mengurangi bengkak gusi pada saat gigi bayi mulai muncul, Anda dapat menggunakan obat yang sebelumnya sudah dikonsultasikan pada dokter Anda terlebih dahulu. Dapat pula Anda memberikan semacam gelang plastik lembut yang sudah didinginkan dalam lemari es. Dengan menggigit-gigit gelang itu, gusi si bayi akan ikut menjadi dingin dan ini akan mengurangi rasa sakitnya.
39. Bagaimana kita mengetahui apakah bayi dalam kondisi kepanasan atau kedinginan?
Bayi yang kedinginan dapat kita lihat dari telapak kakinya yang dingin. Rabaan pada tangan bayi kurang dapat dipakai sebagai ukuran, karena biasanya tangan berada di luar selimut. Namun, apabila telapak tangan bayi terlihat pucat atau agak kebiruan itu pertanda bahwa suhu kamar bayi Anda terlalu rendah.
Bayi yang kepanasan dapat dilihat dari timbulnya bintik-bintik keringat di kening dan pelipisnya. Dalam kondisi seperti ini, bayi akan lebih mudah terserang pilek atau flu. Hindari bayi Anda dari paparan sinar matahari secara langsung, terutama setelah pukul 07.00.

Comments
Post a Comment